Disajikan secara cukup realistis, mendetail dan dengan grafik 3D yang apik, namun sejauh ini baru dalam tahap pre-alpha
Banyak orang yang beranggapan bahwa merakit sebuah PC sendiri itu merupakan hal yang sulit. Selain
harus memperhatikan banyak komponen sekaligus, kita juga harus
memasangnya dengan benar. Bagi yang belum terbiasa, saya
maklum apabila merakit PC terkesan membingungkan.
Dibutuhkan sejumlah trial and error untuk benar-benar bisa menguasai aktivitas ini, tapi tentunya Anda tidak mau kalau error yang dimaksud melibatkan kartu grafis semahal GTX 1080 Ti, bukan? Di sinilah softwaresimulator berperan besar, sama kasusnya seperti seorang pilot yang belajar menerbangkan pesawat melalui simulator terlebih dulu.
Seorang developer asal Rumania yang dikenal dengan nickname Claudiu baru-baru ini merilis sebuah game menarik berjudul PC Building Simulator. Sejauh ini masih dalam tahap pre-alpha, game ini ditujukan supaya orang-orang dapat belajar merakit PC sendiri, atau bagi mereka yang sekadar ingin mencoba konfigurasi hardware baru.
PC Building Simulator disajikan dalam grafik tiga dimensi yang cukup apik berkat penggunaan engine Unity. Tujuan utama yang perlu dicapai tidak lain dari merakit komponen demi komponen hingga menjadi komputer yang siap pakai.
Komponen yang dimaksud sangat mendetail, bahkan sampai ke baut spacer (dudukan motherboard)
individual. Bahkan pemasangan tiap-tiap kabelnya pun juga diperhatikan,
dimana Anda harus memilih jenis konektor kabel (SATA, PCI-E, dll) yang
tepat, dan menancapkannya ke colokan yang tepat pula.
Berhubung masih dalam tahap pre-alpha, Tentunya game
ini masih punya banyak kekurangan, salah satunya dalam hal pilihan
komponen yang tersedia. Pengembangnya berjanji untuk terus
menyempurnakannya, bahkan menambahkan Career Mode supaya pemain jadi
lebih tertantang lagi.
Silakan langsung kunjungi situs resmi PC Building Simulator dan mengunduhnya secara cuma-cuma – atau Anda juga bisa memberikan donasi kepada sang developer jika berkenan. Versi pre-alpha-nya ini tersedia untuk Windows, Linux maupun Mac OS.